Posts

Sejarah Mengulang Kembali

     Belakangan ini, publik sedang banyak digelitik dengan pernyataaan salah satu tokoh politik di negeri ini karena pernyataannya yang menyebut bahwa Indonesia akan runtuh di tahun 2030. Yang menjadi menarik adalah karena pernyataannya bersumber dari sebuah novel fiksi ilmiah karya P.W. Singer berjudul 'Ghost Fleet' yang kemudian ditanggapi secara langsung oleh penulisnya bahwa apa yang dia tuliskan bukanlah suatu prediksi ataupun suatu bentuk penistaan terhadap bangsa lain tapi murni hanyalah karangan fiksi. Namun terlepas dari itu semua, dan terlepas dari setuju tidaknya aku terhadap apa yang dinyatakan oleh tokoh politik satu ini, pertanyaan mengenai seberapa lama Indonesia akan tetap berdiri sebagai sebuah negara sudah lama munncul. Bahkan sejak saya masih duduk di bangku kelas VIII.      Rasa penasaran saya kala itu bukan suatu rasa penasaran tanpa dasar yang hanya butuh jawaban sederhana layaknya rasa penasaran seorang anak kecil. Namun rasa pen...

Wah Seksinya

     Bebeapa hari lalu saya berdiskusi dengan beberapa teman perempuan saya mengenai Women's March yang kebetulan diadakan seminggu lalu. Isu ini sudah lama memancing perhatian saya, terlebih semenjak saya  lebih mendalami isu ini kurang lebih setahun lalu saat saya mengikuti lomba AAUW di Mariposa County. Boleh diakui, sebelum mendalami lebih dalam tentang isu ini, saya cenderung tidak memihak pada mereka-mereka yang selalu gembar-gembor menyuarakan persamaan gender atau sejenisnya. " Lhah? Nggo opo? Lah saiki yo wes ayem ayem ae koq " pikirku kala itu. Namun lambat laun, isu ini mulai menjadi salah satu isu yang banyak menguras waktu saya untuk lebih mendalaminya.       Ada banyak hal yang dapat disoroti  dari Women's March kemarin. Untuk masalah persamaan derajat atau biasa disebut persamaan gender ( gender equity ) saya sangat mendukung akan hal ini. Namun persamaan gender seperti apa yang harusnya diharapkan dan terus dituntut? Jika kita...

Kagum

Bagaimana bisa? Kenapa tiba-tiba semua seakan terjadi begitu saja? Ataukah memang semua sudah berjalan sedemikian rupa, hanya saja aku yang lengah memperhatikannya. Tapi yang jelas aku mengagumninya.   Ingin rasanya kuutarakan tapi entah mengapa tidak ada keberanian yang aku punya. Rasa-rasnya, senyum manisnya dan tawa nya menyerap seluruh yang ada. ...Tidak. Tidak mungkin juga. Berapa banyak hawa yang berani kuhadap hanya sekedip mata. Toh mereka jatuh juga. Tapi yang jelas pipi merahnya selalu terbayang dibalik pelupuk mata, menghiasi setiap pejaman mata. Suaranya pun seolah terus menggema. Entah untuk berapa lama, yang jelas aku masih bisa merasa. Ah, sudahlah. Sepertinya dia pun tak akan tertarik pada saya. Ya, walaupun bisa saja aku ajak dia tuk bertatap mata saling bertukar cerita. Tapi... Ah sudahlah, barangkali nanti semua jadi berbeda. Yang jelas keberanian ini harus dipupuk agar bisa muncul jua. Butuh waktu lama. Tapi tak apa lah, toh aku mengaguminya.

Oemar Bakri Masihkah Kau Mengabdi?

      Beberapa minggu sudah aku habiskan minggu-minggu pertamaku untuk beradaptasi kembali dengan lingkungan yang membesarkanku. Benar saja yang dikatakan sewaktu reorientasi di Jakarta bahwa untuk beberapa saat kita akan merasa terbuang ataupun terasingkan persis seperti beberapa minggu pasca kedatangan kita ke negeri rantauan. Tapi yang jelas, rasa keterasingan yang kini aku rasakan  bukan lagi perkara cultural shock  yang terjadi karena aku heran dan terkagum-kagum dengan hal yang baru. Namun lebih ke cultural shock  pada apa yang sebenarnya sudah biasa aku saksikan selama 16 tahun waktuku di negeri ini, terasa seperti sesuatu yang baru yang sangat menggelitik. Bukan karena hal-hal tersebut lucu, namun juga karena aku memiliki cara pandang ayng berbeda akan apa dan bagaimana itu semestinya terjadi.     Pertama mengenai kebiasaan membuang sampah dan merapikan apa yang sudah kita buat. Karena merasa keimananku sudah banyak terkikis akibat ti...

Ngeri di Fresno

Image
Pagi itu aku terbangun karena Reagan, kucing milik Ms. Deanna -liaison ku- menggaruk-garuk  pintu meminta untuk masuk. Hmm,  sudah hampir seminggu aku habiskan bersama liaison terbaik sedunia, juga bersama Jonah dan Kenzie. Pagi ini aku memikirkan untuk bersepeda menjelajah Fresno, berbekal pengalaman yang aku dapat beberapa hari sebelumnya, bersepada selama hampir 5 jam non-stop hanya keliling-keliling kota -bahkan hingga ke Tower District Fresno yang memakan hampir 1 jam untuk bersepeda kesana berdasarkan data dari Google Map hehe  meski pada nyatanya lebih dari 1 jam - aku pun ingin bersepeda lagi, kali ini tujuanku adalah Downtown Fresno. Meskipun Deanna sudah pernah mengajakku berkeliling-keliling Fresno, namun ada rasa yang berbeda jika bisa berkeliling sendiri. Namun rencana mulia ku terpaksa harus kumusnahkan karena Playstation 4 yang baru saja dibeli Jonah kurang lebih sebulan lalu. Apalagi selera game  Jonah benar-benar sama denganku : Call of Duty, Battl...

"It's all about the money babe!"

Image
Hari ini, aku, Mrs. Deanna, Patrick, dan Sven akan berlibur ke Los Angeles. Los Angeles! siapa yang tidak suka Los Angeles? Aku. Ya, aku. Terlebih di wilayah Hollywood Boulevard. Los Angeles, tak seindah namanya, sang malaikat sudah pergi lama meninggalkan kota ini, mungkin melalui Route 49 , atau Interstate 5 . Banyak hal tak mudah untuk dapat hidup di Los Angeles, terlebih ketika angin Santa Ana mulai menghembuskan hawa panas yang dibawa melalui San Gorgonio. Santa Ana menjadi saksi bisu kerasnya hidup di kota yang terkenal akan kemewahannya ini, nyatanya Los Angeles tak semewah yang digambarkan. Ya, bagi para konglomerat yang memilih memagari rumah mereka tinggi-tinggi dan bermandikan kemewahan di Beverly Hills. Panasnya angin Santa Ana memeras keringat para pekerja kelas bawah di restoran-restoran cepat saji di area Los Angeles, meskipun upah minimum pekerja di California cenderung tinggi dibandingkan  negara bagian lain kecuali Washington, tetap saja, Los Angeles membutuhkan...

La Ragazza

Hey, it has been a long time since we’re not talking. And we finally can have a little bit of video call. You know, I miss you so much. I love you still. You know, I ‘m actually still trying to learn Italian so that I can speak a little bit of you and practice it with you. It will be fun I think, but things have been going on a lot for me, so I don't have that much of time recently. School work and stuff. Phew! It can be better if you are here, or I was there, or will it? Io voglio stare con te, Tata, just like the old time. Mariposa, California 29 Januari 2017