"It's all about the money babe!"
Hari ini, aku, Mrs. Deanna, Patrick, dan Sven akan berlibur ke Los Angeles. Los Angeles! siapa yang tidak suka Los Angeles? Aku. Ya, aku. Terlebih di wilayah Hollywood Boulevard. Los Angeles, tak seindah namanya, sang malaikat sudah pergi lama meninggalkan kota ini, mungkin melalui Route 49 , atau Interstate 5 . Banyak hal tak mudah untuk dapat hidup di Los Angeles, terlebih ketika angin Santa Ana mulai menghembuskan hawa panas yang dibawa melalui San Gorgonio. Santa Ana menjadi saksi bisu kerasnya hidup di kota yang terkenal akan kemewahannya ini, nyatanya Los Angeles tak semewah yang digambarkan. Ya, bagi para konglomerat yang memilih memagari rumah mereka tinggi-tinggi dan bermandikan kemewahan di Beverly Hills. Panasnya angin Santa Ana memeras keringat para pekerja kelas bawah di restoran-restoran cepat saji di area Los Angeles, meskipun upah minimum pekerja di California cenderung tinggi dibandingkan negara bagian lain kecuali Washington, tetap saja, Los Angeles membutuhkan...