7 Days of Confinement - Part 1 : Lebereur
Lebereur merupakan suatu akademi mutant dimana setiap tahunnya, dipilih 100 mutant-mutant terbaik di seantero kerajaan untuk dididik menjadi mutant yang berguna untuk menjaga keamanan kerajaan dari serangan sihir kerajaan lain. Ya, para mutant ini dipilih karena penelitian dari ilmuwan kerajaan di masa lampau yang menemukan bahwa ada reseptor khusus di otak para mutant ini sehingga merekja bisa mendeteksi energi negatif yang dibawa oleh suatu serangan sihir. Sayangnya, tidak semua mutant menyadari akan kemampuan ini. Untuk itulah, raja memutuskan untuk mendirikan Lebereur. Lebereur sendiri diambil dari bahasa Ibrani, La baror (לא ברור) yang artinya 'samar-samar' atau 'ketidakjelasan'. Bukan sembarangan raja memilih nama ini. Ternyata, raja memiliki visi bahwa sekala pengabdian yang dilakukan para mutant lainnya haruslah samar-samar. Karena jika penduduk kerajaan mengetahui aktivitas sihir dari kerajaan lain, bisa saja menimbulkan kekacauan, kepanikan masal, dan ketidakstabilan sosial.
Lebereur sendiri sejauh ini sudah meluluskan 14 angkatan. Sehingga pada saat ini, terdapat 4 angkatan yang masih menjalani pendidikan. Yang paling junior, biasa disebut sebagai greenies adalah mutant-mutant yang baru saja disaring masuk melalui proses talent scouting ketat. Seperti namanya, mereka masih sehijau daun yang baru tumbuh. Senior dari greenies, disebut sebagai shinee. Melambangkan matahari yang mulai terbit dan menyinari para greenies. Senior dari greenies dan shinees adalah flamee. Semangat mereka berkobar layaknya api. Dan yang merajai semua mutant adalah bluemon. Melambangkan kedalaman samudera. Artinya para mutant ini telah menyadari kapabilitas yang dimiliki oleh seorang mutant serta memahami bagaimana mengendalikan reseptor-reseptor khusus dalam otak mereka.
Setiap angkatan yang ada di Lebereur dipimpin oleh 3 orang yang disebut sebagai tribunal. Tribunal para greenies adalah Fedor, Afer, dan Isar. Shinee sendiri dipimpin oleh Tribunal yang terdiri dari Aram, Yotam, dan Shem. Flamee dipimpin oleh Jov, Caviv, dan Djubev. Sedangkan para bluemon dipimpin oleh Walla, Dira, dan Leva. Seluruh tribunal tunduk dibawah satu orang bluemon yang dipercaya oleh seluruh mutant. Jabatan ini disebut sebagai alphoid dan saat ini diduduki oleh Rova.
Para mutant, seperti yang sudah disebutkan, berasal dari segala penjuru kerajaan. Beberapa bahkan berawal dari sisi jauh kerajaan yang berbatasan langsung dengan lembah kematian sehingga mereka memiliki kepribadian dan watak yang berbeda dari kebanyakan mutant. Mereka bisa mengaum sekeras sangkakala, serta memiliki mata yang bisa melihat 360 derajat. Telinga mereka juga lebih sensitif. Bahkan dikabarkan, para mutant yang berasal dari daerah ini bisa mendengar detak jantung lalat yang beterbangan. Karena kemampuan khusus mereka, mutant-mutant ini ditunjuk sebagai patres. Layaknya seorang polisi yang mengawasi para mutant agar bertindak sesuai dengan aturan di lebereur. Para patres memiliki reputasi yang mengerikan di lebereur. Bahkan tercatat dari tahun ke tahun, banyak sekali greenies yang kehilangan ke-mutant-annya karena terlalu takut dengan para patres sehingga terpaksa dikeluarkan dari Lebereur. Pada tahun ini, para patres dipimpin oleh Shacca, seorang bluemon bertampang garang. Shacca sendiri dirumorkan telah kehilangan ekspresi wajah karena ia terlalu sering bermain di dekat lembah kematian. Shacca sendiri, dalam memimpin para patres, dibantun oleh Radaa. Berbeda dengan Shacca, Radaa masih memiliki ekspresinya. Namun, Radaa pernah menghirup asap beracun yang sempat terbawa angin dari lembah kematian sewaktu ia kecil. Ini membuat Radaa sedikit temperamental dan memiliki auman yang lebih nyaring diantara para patres.
Karena hal ini lah, para mutant tetap diawasi oleh para centurion. Centurion sendiri sebenernya adalah para mutant yang telah menyelesaikan pendidikannya di lebereur. Namun raja menugaskan mereka untuk menjadi centurion di lebereur. Tahun ini, mereka kedatangan satu centurion baru. Bertubuh besar dan tinggi serta memiliki tangan yang terbuat dari batu. Beliau bernama Begram. Centurion Begram sedikit unik dan sulit ditebak. Ada kalanya dia bersikap seperti seorang kawan terhadap para mutant, ada kalanya ia bersikap layaknya centurion yang sedang kebakaran jenggot. Pada intinya, tidak ada satupun mutant yang bisa membaca perilaku dari centurion Begram. Termasuk alphoid, para tribunal, dan para patres.
Kurang lebih seperti itulah kehidupan para mutant di Lebereur selama 4 tahun masa pendidikan, sebelum kerajaan menerima mereka sebagai bagian dari Bouclier, pasukan khusus pengamanan kerajaan.
-BERSAMBUNG-

Comments
Post a Comment